Perkuat Standardisasi Mutu Pendidikan, Kemendikdasmen Resmi Buka Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026

Jakarta, 20 Januari 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), mengambil langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional dengan secara resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Pendaftaran yang dibuka mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2026 ini diperuntukkan bagi jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat.

Inisiatif ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan manifestasi dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan instrumen asesmen yang terstandar, objektif, dan kredibel. Pelaksanaan TKA 2026 diproyeksikan menjadi barometer komprehensif dalam mengukur capaian akademik murid, yang hasilnya kelak dapat dimanfaatkan secara luas oleh seluruh ekosistem pendidikan guna pemetaan dan evaluasi mutu.

Momentum Integrasi dengan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)

Salah satu poin krusial dalam pelaksanaan TKA tahun ini adalah integrasinya dengan sistem seleksi jenjang pendidikan selanjutnya. Sejalan dengan penerbitan Surat Edaran Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen mengenai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, hasil TKA memiliki nilai strategis yang signifikan.

Pemerintah menegaskan bahwa hasil TKA dapat dijadikan acuan dalam jalur prestasi akademik. Kebijakan ini dirancang untuk menciptakan mekanisme seleksi yang lebih berkeadilan dan transparan, sekaligus mengurangi disparitas penilaian yang mungkin terjadi antar-satuan pendidikan. Langkah ini dinilai sebagai upaya progresif untuk membangun sistem meritokrasi yang sehat dalam transisi jenjang pendidikan dari SD ke SMP, maupun SMP ke SMA.

Kesiapan dan Tahapan Pelaksanaan

Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menekankan pentingnya masa pendaftaran ini sebagai langkah awal yang fundamental. Ia mengajak seluruh satuan pendidikan untuk memanfaatkan momentum ini guna mematangkan persiapan, baik dari sisi data administrasi (validitas NISN) maupun infrastruktur teknis.

“TKA dirancang sebagai instrumen yang adil dan terstandar untuk menggambarkan kemampuan akademik murid. Pembukaan pendaftaran ini menjadi momentum penting bagi satuan pendidikan untuk mempersiapkan pelaksanaan asesmen secara lebih terencana,” ujar Toni.

Guna menjamin kelancaran pelaksanaan, Kemendikdasmen telah menyusun linimasa yang sistematis, dimulai dari tahap simulasi dan gladi bersih pada bulan Februari hingga Maret, yang berpuncak pada pelaksanaan utama:

  • Jenjang SMP: 6 – 16 April 2026.
  • Jenjang SD: 20 – 30 April 2026.

Pemerintah juga menunjukkan fleksibilitas dengan menyediakan jadwal susulan pada pertengahan Mei 2026 bagi satuan pendidikan yang berhalangan, dengan target pengumuman hasil nasional pada 25 Mei 2026.

Sinergi Menuju Pendidikan Berkualitas

Kemendikdasmen mendorong terciptanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan orang tua murid. Partisipasi aktif dalam TKA diharapkan tidak hanya dilihat sebagai kewajiban administratif, melainkan sebagai bentuk dukungan kolektif terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Dengan mekanisme yang akuntabel dan terintegrasi ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan nasional akan semakin menguat, mewujudkan visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Bagi satuan pendidikan dan masyarakat yang membutuhkan informasi teknis lebih lanjut, Kemendikdasmen menyediakan akses informasi lengkap melalui laman resmi tka.kemendikdasmen.go.id.

Sumber: Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 38/sipers/A6/I/2026

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top